Anjela, Rahmaya Muslim (2026) PENGARUH SCREEN TIME BERLEBIHAN TERHADAP PERKEMBANGAN SENSORIMOTOR DAN BICARA PADA ANAK USIA 2 - 5 TAHUN DI PUSAT LAYANAN AUTIS PROVINSI RIAU. S1 Fisioterapi thesis, Universitas Awal Bros.
|
Text
DAFTAR PUSTAKA ANJELA RAHMAYA MUSLIM.pdf Download (148kB) |
|
|
Text
BAB I ANJELA RAHMAYA MUSLIM.pdf Download (144kB) |
|
|
Text
SKRIPSI ANJELA RAHMAYA MUSLIM.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Screen time berlebihan pada anak usia dini menjadi perhatian global karena diduga menghambat perkembangan sensorimotor dan bicara anak. Survei pendahuluan di Pusat Layanan Autis (PLA) Provinsi Riau menemukan 40 dari 113 anak terdiagnosis speech delay yang sebagian besar disertai paparan screen time berlebihan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh screen time berlebihan terhadap perkembangan sensorimotor dan bicara pada anak usia 2 - 5 tahun di PLA Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional analitik. Populasi berjumlah 36 anak yang aktif menjalani terapi di PLA Provinsi Riau, dengan sampel 34 responden yang ditentukan menggunakan tabel Isaac dan Michael yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner screen time serta kuesioner perkembangan sensorimotor dan bicara yang mengacu pada domain penilaian Denver Developmental Screening Test II (DDST-II), yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan 18 anak (52,9%) berada pada kategori screen time berlebihan. Pada variabel sensorimotor, 18 anak (52,9%) berada pada kategori tercapai, sedangkan pada variabel bicara 18 anak (52,9%) justru belum mencapai perkembangan sesuai usianya. Uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat pengaruh signifikan antara screen time berlebihan dengan perkembangan sensorimotor (p=0,984), namun terdapat pengaruh signifikan antara screen time berlebihan dengan perkembangan bicara (p=0,041). Screen time berlebihan terbukti berpengaruh signifikan terhadap perkembangan bicara, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap perkembangan sensorimotor anak di PLA Provinsi Riau. PLA disarankan menyusun program edukasi orang tua mengenai batas aman screen time dan mengintegrasikan skrining durasi screen time ke asesmen awal anak, khususnya untuk mendukung perkembangan bicara. Kata kunci: screen time, perkembangan sensorimotor, bicara, anak usia dini. Kepustakaan: (2020-2026)
| Item Type: | Thesis (S1 Fisioterapi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Fisioterapi |
| Depositing User: | ANJELA RAHMAYA MUSLIM |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 06:48 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 06:48 |
| URI: | http://repository.univawalbros.ac.id/id/eprint/670 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

