PENGARUH VARIASI SLICE THICKNESS PADA PEMERIKSAAN HIGH-RESOLUTION COMPUTED TOMOGRAPHY (HRCT) TERHADAP KUALITAS CITRA THORAX DENGAN KLINIS NODUL PARU

Shintia, Dwi Septiawan (2026) PENGARUH VARIASI SLICE THICKNESS PADA PEMERIKSAAN HIGH-RESOLUTION COMPUTED TOMOGRAPHY (HRCT) TERHADAP KUALITAS CITRA THORAX DENGAN KLINIS NODUL PARU. D3 Teknik Radiologi thesis, Universitas Awal Bros.

[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (257kB)
[img] Text
BAB1_SHINTIADWISEPTIAWAN.pdf

Download (337kB)
[img] Text
KTI SEMINAR HASIL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

High Resolution Computed Tomography (HRCT) merupakan teknik pemeriksaan CT-Scan yang menghasilkan citra paru dengan resolusi spasial tinggi sehingga mampu menampilkan detail anatomi paru dengan klinis nodul paru secara optimal. Salah satu parameter rekonstruksi citra yang mempengaruhi kualitas citra adalah slice thickness. Kualitas citra dapat dievaluasi secara kuantitatif menggunakan signal to noise ratio (SNR). Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi slice thickness terhadap nilai SNR pada pemeriksaan HRCT dengan klinis nodul paru di Instalasi Radiologi RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau serta memberikan informasi yang dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam memilih slice thickness untuk memperoleh kualitas citra yang baik. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Sampel penelitian terdiri dari 10 data pasien HRCT yang memiliki nodul paru. Data citra direkonstruksi menggunakan variasi slice thickness 0,75 mm, 1,5 mm, dan 2 mm. Pengukuran SNR dilakukan menggunakan metode Region of Interest (ROI) pada nodul sebagai sinyal dan background sebagai noise. Data dianalisis menggunakan uji pengaruh variasi slice thickness terhadap nilai SNR. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Radiologi RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau dari bulan Maret sampai Mei tahun 2026. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh variasi slice thickness terhadap signal to noise ratio serta tidak terdapat perbedaan nilai rata-rata SNR yang signifikan, dengan ρvalue sebesar 0,673. Slice thickness yang mendapatkan nilai rata-rata SNR tertinggi terdapat pada slice thickness 0,75 mm. Kesimpulannya, variasi slice thickness tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai SNR pada pemeriksaan HRCT dengan klinis nodul paru, meskipun nilai rata-rata SNR tertinggi diperoleh pada slice thickness 0,75 mm. Kata Kunci : Tomografi, Nodul, Rekonstruksi, Kualitas

Item Type: Thesis (D3 Teknik Radiologi)
Subjects: D3 Radiologi > Tomografi Terkomputasi (CT)
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Radiologi
Depositing User: SHINTIA DWI SEPTIAWAN
Date Deposited: 18 Sep 2026 08:05
Last Modified: 18 Sep 2026 08:05
URI: http://repository.univawalbros.ac.id/id/eprint/657

Actions (login required)

View Item View Item