EVALUASI PENGELOLAAN LOGISTIK OBAT DENGAN PENERAPAN METODE FIRST IN FIRST OUT DAN FIRST EXPIRED FIRST OUT DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK ANNISA PEKANBARU

Erika, Anggraini (2026) EVALUASI PENGELOLAAN LOGISTIK OBAT DENGAN PENERAPAN METODE FIRST IN FIRST OUT DAN FIRST EXPIRED FIRST OUT DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK ANNISA PEKANBARU. S1 Administrasi Rumah Sakit thesis, Universitas Awal Bros.

[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (163kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (241kB)
[img] Text
ERIKA ANGGRAINI SKRIPSI 11.08.26.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

PROGRAM STUDI S1 ADMINISTRASI RUMAH SAKIT FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS AWAL BROS Skripsi, 10 Juli 2026 ERIKA ANGGRAINI EVALUASI PENGELOLAAN LOGISTIK OBAT DENGAN PENERAPAN METODE FIRST IN FIRST OUT DAN FIRST EXPIRED FIRST OUT DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK ANNISA PEKANBARU Xiv + 111 halaman, 4 tabel, 11 gambar, 20 lampiran ABSTRAK Pengelolaan logistik obat merupakan salah satu upaya untuk menjamin ketersediaan, mutu, dan keamanan obat di rumah sakit. Penerapan metode FIFO dan FEFO berperan dalam mencegah terjadinya obat kedaluwarsa. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengelolaan logistik obat dengan penerapan metode FIFO dan FEFO di RSIA Annisa Pekanbaru, mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pengelolaan logistik obat, serta menilai kesesuaian proses perencanaan dan pengadaan obat dengan kebutuhan pelayanan. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen terhadap lima informan yang terdiri atas Kepala Instalasi Farmasi, dua apoteker, petugas pelayanan farmasi, dan petugas gudang farmasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode FIFO dan FEFO telah diterapkan pada tahap penyimpanan dan distribusi obat. Penerapannya didukung oleh proses perencanaan, pengadaan, pengendalian, dan evaluasi yang umumnya telah sesuai dengan kebutuhan pelayanan. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterlambatan dan ketidaktersediaan stok dari Pedagang Besar Farmasi (PBF), keterbatasan ruang penyimpanan, obat slow moving, serta dokumentasi hasil evaluasi yang belum tersusun secara sistematis sehingga masih ditemukan obat yang mendekati maupun melewati tanggal kedaluwarsa. Kesimpulannya penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan FIFO dan FEFO di RSIA Annisa Pekanbaru telah berjalan, namun belum optimal. Disarankan rumah sakit meningkatkan pengawasan penerapan FIFO dan FEFO serta menyusun laporan evaluasi secara sistematis sebagai dasar perbaikan pengelolaan logistik obat. Kata Kunci: Evaluasi, FIFO, FEFO, Pengelolaan Logistik Obat, Slow Moving Kepustakaan : 26 (2021-2025)

Item Type: Thesis (S1 Administrasi Rumah Sakit)
Subjects: S1 Administrasi Rumah Sakit > Operasional dan Pelayanan Kesehatan
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Administrasi Rumah Sakit
Depositing User: ERIKA ANGGRAINI
Date Deposited: 20 Aug 2026 03:47
Last Modified: 20 Aug 2026 03:47
URI: http://repository.univawalbros.ac.id/id/eprint/613

Actions (login required)

View Item View Item