ANALISIS PEMBERIAN DOSIS RADIASI LENSA MATA PADA PEMERIKSAAN ORBITA POSTERO ANTERIOR (PA) AXIAL DAN ANTERO POSTERIOR (AP) AXIAL REVERSE TERHADAP EFEK KATARAK

Zahra Lubis, Saffana (2024) ANALISIS PEMBERIAN DOSIS RADIASI LENSA MATA PADA PEMERIKSAAN ORBITA POSTERO ANTERIOR (PA) AXIAL DAN ANTERO POSTERIOR (AP) AXIAL REVERSE TERHADAP EFEK KATARAK. D3 Teknik Radiologi thesis, Universitas Awal Bros.

[img] Text
KTI_SAFFANA ZAHRAA LUBIS_21002040.pdf

Download (692kB)
[img] Text
BAB I_saffana zahra lubis.pdf

Download (172kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA_saffana zahra lubis.pdf

Download (165kB)

Abstract

ABSTRAK Teknik radiografi merupakan teknik penggambaran obyek (manusia) dengan menggunakan radiasi sinar x untuk memperlihatkan diagnosa yang dinginkan. Sinar-X memiliki peran penting dalam menghasilkan gambaran yang digunakan dalam proses penegakan diagnosa medis, namun juga membawa potensi efek negatif. Komisi Internasional untuk Perlindungan Radiologi (ICRP) telah menyatakan bahwa paparan dosis radiasi pada mata dapat meningkatkan risiko terjadinya katarak, informasi yang spesifik tentang dampak dosis radiasi selama pemeriksaan Orbita PA Axial dan AP Axial Reverse masih kurang dipahami. Oleh karena itu, penelitian yang lebih mendalam diperlukan untuk memahami hubungan antara dosis radiasi yang diberikan selama pemeriksaan ini dengan risiko terjadinya katarak pada lensa mata. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif eksperimental. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan pada bulan mei menggunakan Dosimeter Saku sebagai alat ukur dosis radiasi pada lensa mata. Data diperoleh dari hasil dosis yang didapat di Dosimeter saku, kemudian diolah menggunakan rumus untuk mendapatkan nilai dari dosis serap, dosis ekuivalen, dan dosis efektif. Setelah data data tersebut didapatkan, maka dilakukan analisis dosis radiasi terhadap efek katarak. Hasil analisa data pada pemeriksaan Radiografi orbita proyeksi PA Axial didapatkan nilai Dosis Serap lensa mata sebesar 0,0073 mGy dengan Dosis Ambang lensa mata sebesar 500 mGy, sehingga menghasilkan nilai presentase sebesar 0,00146%. Sedangkan pada pemeriksaan Radiografi orbita proyeksi AP Axial Reverse didapatkan nilai Dosis Serap lensa mata sebesar 0,2673 mGy dengan Dosis Ambang lensa mata sebesar 500 mGy, sehingga menghasilkan nilai presentase sebesar 0,05346%. Hasil tersebut bila dibandingkan dengan dosis toleransi yang ditetapkan oleh PERKABAPETEN Tahun 2014 sebesar 20 mSv, maka nilai rata-rata tersebut dikategorikan masih dalam batas toleransi aman bagi masyarakat umum dalam hal ini dilakukan menggunakan Phantom Kata kunci Kepustakaan : Dosis Radiasi, Pemeriksaan orbita, Katarak. : 17 (2007 - 2022). ABSTRACT Radiography is a technique that uses X-rays to produce images of objects (people) in order to make a diagnosis. X-rays play an important role in the production of images used in medical diagnosis, but they also have potential adverse effects. While the International Commission on Radiological Protection (ICRP) has stated that exposure to radiation doses to the eye can increase the risk of developing cataracts, specific information on the effects of radiation doses during PA Axial and AP Axial Reverse Orbital examinations is still poorly understood. Therefore, more research is needed to understand the relationship between the radiation dose delivered during these examinations and the risk of developing cataracts in the lens of the eye. This study is a type of experimental quantitative research. Data collection in this study was conducted in May using a pocket dosimeter as a radiation dose measuring instrument on the eyepiece. The data were obtained from the dose results obtained in the pocket dosimeter, then processed using the formula to obtain the value of absorbed dose, equivalent dose, and effective dose. After obtaining the data, the analysis of the radiation dose to the cataract effect is performed. The results of data analysis on the orbital radiographic examination of the PA Axial projection obtained the value of the absorbed dose of the eyepiece of 0.0073 mGy with the threshold dose of the eyepiece of 500 mGy, resulting in a percentage value of 0.00146%. In the AP Axial Reverse Projection Orbital Radiography examination, the value of the absorbed dose of the eyepiece is 0.2673 mGy with an eyepiece threshold dose of 500 mGy, resulting in a percentage value of 0.05346%. If these results are compared with the tolerance dose of 20 mSv set by PERKABAPETEN 2014, then the average value is classified as still within the safe tolerance limit for the general public in this case carried out using phantom. Keywords Literature : Radiation Dose, Orbital Examination, Cataract. : 17 (2007 - 2022).

Item Type: Thesis (D3 Teknik Radiologi)
Subjects: D3 Radiologi > X-Ray Konvensional
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Radiologi
Depositing User: Saffana Zahra Lubis
Date Deposited: 27 Feb 2025 02:37
Last Modified: 27 Feb 2025 02:37
URI: http://repository.univawalbros.ac.id/id/eprint/359

Actions (login required)

View Item View Item